Pipa PDAM Patah karena Tertimbun Proyek “Double Track”, Pasokan Air Kota Bogor Terputus

  • Bagikan
Proyek double track ruas Cigombong Ciomas/Murtadho/Tempo
Proyek double track ruas Cigombong Ciomas/Murtadho/Tempo

TERASJABAR.CO.ID — Instalansi Pengolahan Air (IPA) PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor patah karena tertimbun longsoran material proyek double track di Dekeng, Gunung Gadung, Bogor Selatan. Akibat patahnya pipa PDAM itu, pasokan air ke ribuan warga kota Bogor akan terganggu.

Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira Gustiawan, mengatakan IPA milik perusahaan air Kota Bogor itu merupakan IPA utama dengan kapasitas seribu mililiter. “Kita memiliki dua IPA utama, satu 700 ml dan seribu ml, ini yang patah yang seribu,” kata Rino kepada Tempo, Ahad malam 18 Juli 2021.

Patahnya IPA Dekeng akan berdampak pada pasokan air untuk sebagian warga Kota Bogor. “Tentu ini yang akan kena dampak pasti banyak, bayangin aja ini yang patah IPA-nya merupakan yang terbesar yang kami miliki,” kata Rino.

BACA JUGA:  Presiden Jokowi Instruksikan Akses Daerah Terisolir di Sukajaya Bogor Dibuka

Melalui laman dan sosial media resmi milik Perumda Tirta Pakuan, sebab kebocoran dapat menyebabkan sistem pengolahan di IPA dekeng dan berhenti beroperasi produksi untuk sementara.

Berhentinya produksi IPA Dekeng juga berdampak pada pelayanan dan penyaluran air Perumda Tirta Pakuan lima Kecamatan di Kota Bogor, yakni Bogor Timur meliputi Sukasari dan Pajajaran. Kedua, Bogor Selatan meliputi wilayah Bondongan, Empang, Layungsari dan perumahan elit BNR.

Ketiga, Bogor Tengah meliputi wilayah Babakan, Babakan Pasar, Cibogor, Ciwaringin, Gudang, Paledang, Pebaton, Sempur, Tegallega, Panaragan dan Kebon Kalapan. Keempat, Tanah Sareal meliputi Cibadak, Kayumanis, Kebon Pedes, Kedung Badak, Kedung Jaya, Waringin, Kencana, Mekar wangi, Sukadamai dan Sukaresmi.

BACA JUGA:  Baru Pulang dari Turki, Walikota Bogor Positif Terinfeksi Virus Corona

Kelima, Bogor Barat meliputi Balumbangjaya, Bubulak, Cilendek Barat dan Timur, Curug, Curugmekar, Gunungbatu, Loji, Margajaya, Menteng, Pasirjaya, Pasirkuda, Pasirmulya, Semplak, Sindangbarang dan Situ Gede.

Belum diketahui hingga kapan perbaikan IPA PDAM Tirta Pakuan yang patah karena proyek double track atau rel ganda ini selesai dikerjakan. “Kebocoran berpotensi menyebabkan sistem pengolahan air di IPA Dekeng terganggu hingga stop produksi sementara,” demikian info dari PDAM Tirta Pakuan.

TEMPO.CO

 

  • Bagikan