Covid-19, Dua Daerah di Jabar Berstatus Zona Merah

  • Bagikan

TERASJABAR.CO.ID — Gubernur Jawa Barat (Jabar) Mochamad Ridwan Kamil melaporkan, dua kabupaten/kota di Jabar berstatus Zona Merah atau Risiko Tinggi pada periode 14 Juni-20 Juni 2021. Kedua daerah tersebut yaitu Kota Bandung dan Kabupaten Bandung. Sedangkan 25 daerah lainnya masuk Zona Oranye.

Sebelumnya, dilaporkan tidak ada kabupaten/kota zona merah di Jawa Barat pada periode yang sama. Namun, karena terdapat pemutakhiran data Bed Occupancy Rate (BOR) Rumah Sakit Rujukan COVID-19, maka zona risiko daerah di Jabar diperbarui pada 24 Juni 2021 sore.

BACA JUGA:  PSBB di 10 Wilayah di Jabar, Warga Dapatkan Bantuan Sosial

“Per tanggal 24 Juni 2021, di minggu ini Zona Merah Jawa Barat adalah Kota Bandung dan Kabupaten Bandung,” kata Ridwan Kamil, Jumat (25/6/2021).

Ridwan Kamik meminta wisatawan untuk tidak berkunjung ke dua daerah tersebut sampai tujuh hari kedepan serta mengimbau kepada masyarakat Kota Bandung dan Kabupaten Bandung untuk memaksimalkan kegiatan di rumah.

“Wisatawan dan tamu yang kegiatannya tidak esensial dimohon untuk tidak mendatangi wilayah ini sampai 7 hari kedepan. Warga di 2 wilayah ini mohon maksimalkan berkegiatan di rumah masing-masing. Kurangi pergerakan sekunder apalagi tersier,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Jabar Terbitkan Surat Edaran Larangan Perayaan Tahun Baru

Selain itu, Ridwan Kamil juga meminta petugas keamanan di Kota Bandung dan Kabupaten Bandung untuk menggencarkan edukasi terkait protokol kesehatan (prokes) 5M dan menindak sesuai prosedur dan persuasif terkait prokes 5M.

“Untuk kabupaten/kota berstatus Zona Oranye atau Risiko Sedang, masyarakatnya tetap waspada dan makin ketat disiplin protokol kesehatan 5M. Bebas zona merah bukan bearti prokes kendur. 25 wilayah lainnya tetap siaga, dan terus berupaya untuk menurunkan BOR RS Covid dengan menguatkan PPKM mikro dan isolasi nonrumah sakit,” imbuhnya.

  • Bagikan